ASSALAMU ALAIKUM WR. WB ^.^

Selamat Datang di Blog Mutya Silvia^.^

Rabu, 29 Juni 2011

Kura-kura Kekurangan vitamin (Hypovitaminosis)

Vitamin A
Gejala: cacat mata,  mata yang exhorbited, penglihatan kabur dapat menjadikan kebutaan total, bercak putih pada tempurung, hilangnya sebagian dari kulit di leher dan kaki dan juga skat.
Mencegahnya: Beri suplement dua kali seminggu dan juga makanan yang kaya akan vitamin A seperti water hyacintch, tomat, udang gammarus tetra.
Pengobatan:  injeksi 60-120,000 IU vitamin A per kg dan suntikan kedua dua atau tiga minggu kemudian.

Vitamin D3

Gejala: Rasio pertumbuhan yang lambat, pembentukan karapas yang tidak bagus, radang tulang belakang (rachytism)
Pencegahan: Suplemen vitam dua kali seminggu, kenai sinar matahari langsung atau lampu berspektrum penuh selama 8-12 jam per hari.

Vitamin E

Gejala: benjolan,  Nodules, lipomes, abcesses of fatty tissues
Pengobatan: Suntikan suplemen multivitamin, mengangakat luka/borok

Grup Vitamin B

Gejala: Masalah dengan sistem syaraf utama, lesuPencegahan: Suplemen vitamin dua kali seminggu
Pengobatan: Suntikan suplemen multivitamin, minyak ikan (cod liver oil), organ ikan

Kekurangan zat besi

Gejala: cacat pembentukan dan rasio pertumbuhan yang lambat
Pengobatan: beri makanan yang kaya akan zat besi seperti hati sapi

Kekurangan fosfor dan kalsium

Gejala: Jika dua zat ini tidak tersedia pada rasio yang sesuai, kura-kura akan menderita seperti gejala kekurangan vitamin D3. Perlu diingat bahwa vitamin D3 adalah yang bertanggung jawab atas pengikatan kalsium dan fosfor dalam tulang
Pencegahan: Berikan tulang sotong ke kura-kura anda atau tambahkan suplement vitamin yang kaya akan kalsium pada makanannya dua kali seminggu. Jemur dibawah sinar matahari langsung atau lampu berspektrum penuh.
Perawatan: suntikan suplemen multivitamin.

KURA-KURA VS PENYU

Penyu dan kura - kura memang mirip bentuknya. Lalu di manakah letak perbedaannya ? 

  
  1. Kura - kura memiliki kaki yang kokoh, datar, dan keras kulitnya. Sementara itu, kaki penyu memiliki kaki yang berselaput seperti sirip ikan. 
  2. Memang benar penyu dan kura - kura hidupnya di dua alam tetapi, kura - kura lebih banyak hidup di darat. Coba kita perhatikan. Banyak gak penyu yang hidup di darat ? Sedikit kan ?
  3. Penyu dan kura - kura juga dapat dibedakan melalui ukurannya. Berat penyu bisa mencapai sekitar 900 kilogram dan kura - kura bisa mencapai 300 kilogram. Waw, bisa dibayangkan seberapa besarnya.

KERANGKA & SKATE KURA-KURA

Kerangka
Karakteristik utama yang membedakan chelonia dengan reptil lainnya adalah adanya tulang dan kantong tempurung. Tempurung ini dibentuk dari dua komponen utama, cangkang atas (carapace) dan dasar(plastorn) yang dihubungkan oleh tulang ridges. Tulang cangkang terdiri dari gabungan tulang iga dan vertabrata. Sedangkan tulang bagian dasarnya(plastorn) terdiri dari tulang abdominal dan clavicle. Tetapi tidak semua kura-kura memiliki tempurung yang keras dan bertulang. Beberapa kura-kura mempunyai tempurung yang fleksibel. Diantaranya adalah beberapa kura-kura air yang mempunyai kura-kura tempurung lunak (softshell) dan penyu leatherback. Bentuk tempurung pelindung yang keras menjadi dominasi di kura-kura darat dan jarang yang ada memperlihatkan fleksibilitas pada termpurungnya. Kebanyakan anakan kura-kura darat mempunyai fenestra (daerah terbuka) antara tulang cangkang (carapace)dan menyatu pada masa tuanya. Tetapi pada pancake tortoise (Malacochersus tornieri) daerah terbuka ini dipertahankan sampai dewasa. Spesies lainnya yang mempertahankan fenestra selama hidupnya adalah Manoria impressa, kura-kura darat tortoise dari Asia.

Keunikan lainnya yang penting pada kura-kura adalah pectoral dan pelvic gridles yang dibatasi/dilindungi dalam tulang iganya. Orientasi vertikalnya memberi dukungan dari dalam untuk tempurungnya dan memberi ventral anchor yang kuat untuk lengan-lengan dan otot-otot. Tulang lengan dari kura-kura sedikit berbeda dengan vertebrata lainnya.

Dua lapisan lainnya yang melindungi bagian dalam tempurung adalah lapisan tengah dan lapisan luar. Lapisan tengah kaya akan ujung ujung syaraf dan pembuluh-pembuluh darah yang kecil. Lapisan pelindung luar dari lapisan keratin yang terkenal dengan sebutan skat (scutes) atau juga sering disebut laminae. Skat ini diatur dalam beberapa seri. Setiap seri mempunyai nama masing-masing. Rata-rata ada 54 skat eksternal. Keliman/pertemuan skat luar ini tidak secara tepat dilapisi atau simetris dengan struktur tempurung di bawahnya. Skat ini menyediakan sebagai penguat tambahan yang telah diturunkan dari struktur kubah tempurung yang kuat. Tulang cangkang yang rata-rata ada 50, bersama lapisan skat luar yang terus tumbuh seumur hidup, walaupun pertumbuhannya melambat di hari tua. Pertumbuhan ini bisa dengan pertambahan keratin dibawah skat yang ada. Pertumbuhan baru berwarna pucat kadang-kadang berwarna dadu oleh karena adanya sel darah di daerah pertumbuhan itu dan mudah dideteksi secara visual. Bertolakan dengan kepercayaan yang populer, kura-kura tidak dapat ditebak umurnya bedasarkan menghitung lingkaran-lingkaran yang terlihat pada skat-skatnya.

Beberapa lingkaran/cincin pertahun mungkin ada dalam masa periode pertumbuhan cepat. Pada spesimen yang sudah tua, kerusakan yang termakan waktu akan menghapus bersih tanda-tanda ini. Karapas kura-kura dibentuk dari kehidupan benar tisu yang sangat sensitif. Cara yang lama yang pernah dilakukan seperti mengebor atau mengikat kura-kura menyebabkan rasa yang menyakitkan bagi mereka. Dan ini juga membuka tisu lapisan tengah dan tulang dibawahnya dan dapat menyebabkan resiko infeksi yang sangat serius.

Satu fakta yang paling menarik adalah kura-kura mempunyai kapasitas untuk meregenerasi tulang dan tisu keratin secara spontan. Informasi ini sangat berguna dalam memperbaki kerusakan yang terjadi pada tempurung. Pada saat luka yang parah, matinya lapisan horny dan bony akan terjadi. Epidermis yang sehat di sekitar luka akan tumbuh dibawah tulang yang mati yang akhirnya diganti. Epidermis baru lalu dikeratin dan tulang baru dibentuk dibawahnya. Yang sangat mencengangkan kura-kura dapat mengganti kira-kira sepertiga dari tempurung dalam satu atau dua tahun melalui proses ini.





Skat (Scutes)
Ada banyak variasi dalam bentuk skat, warna, ukuran dan bentuk di antara spesies dan genera. Terminologi skat berguna untuk mengidentifikasi spesies dan untuk dokter hewan menerangkan daerah luka atau infeksi dsb. Sayangnya, teminologi ini tidak universal karena adanya variasi nama yang digunakan oleh bermacam-macam authorities. Bentuk penamaan skat yang umum adalah sebagai berikut: Di cangkang (carapace) biasanya ada lima single skat yang berada tengah yang dikenal sebagai vertebarl. Dan ini diapit oleh dua jalur skat pleural yang juga disebut costal. Lalu diikuti oleh seri seri skat kecil di sekitar ujungnya yang umumnya dikenal sebagai marginal atau peripheral Di beberapa genera, ada satu skat, kadang berukuran kecil, skat nuchar(cervical) terdapat pada ujung cangkang tepat diatas leher dan skat supracaudal yang mungkin terpisah terdapat tepat di atas ekor. Adanya atau tidaknya skat nuchal dapat menjadi clue penting dalam pengidentifikasian spesies/taxa/genus. Contohnya, semua spesies dalam genus Testudo memiliki skat nuchal/cervical tetapi untuk genus Geochelone tidak ada.

Perlindungan plastorn disusun dalam enam pasang yaitu gular, humeral, pectoral, abdominal, femoral dan anal shield. Pelindung kecil dekat kaki depan adalah skat axillary dan pelindung di depan paha adalah skat inguinal.

Berdasarkan karapas dan struktur kerangka plastron, beberapa jenis kura-kura telah berevolusi pada mekanisma pertahanan yang luar biasa. Yang paling terkenal adalah kura-kura kotak Amerika Utara (North American turtle box). Mereka dipanggil seperti itu karena mereka memiliki plastron berengsel yang benar-benar fleksibel sehingga plastronnya dapat tertutup dengan rapat. Ketika plastronnya tertutup, kura-kura ini seperti kotak ornamen sehinga mereka dinamakan kura-kura kotak. Dengan cara inilah mereka melindungi bagian yang mudah diserang – cukup untuk menghalangi semua pemangsa bahkan pemangsa yang paling gigih sekalipun. Cari ini juga dipakai oleh kura-kura kotak Asia yang termasuk dalam genus Cuora. Berapa jenis yang memiliki engsel yang sama adalah kura-kura darat hinge-back tortoise(kinixys), kura-kura spider(pyxis arachnoids)

Kisah Urashima Taro


Pada zaman dahulu, hiduplah seorang nelayan yang bernama Urashima Taro. Taro adalah seorang pemuda yang baik hati. Ia hidup bersama dengan ibunya yang tua.

Pada suatu hari, ia bertemu dengan anak-anak nakal yang ribut-ribut di pantai. Ia melihat mereka menyodok-nyodok seekor anak kura-kura. Taro merasa kasihan pada anak kura-kura itu, lalu mendekati gerombolan anak-anak itu.“Jangan menyiksa makhluk hidup.”Anak-anak itu langsung berlarian ke sana-sini. Taro menaruh anak kura-kura itu ke telapak tangannya perlahan-lahan, lalu melepaskannya ke laut. Beberapa tahun telah berlalu.Ketika Taro sedang santai memancing, ada yang menarik tali kailnya.“Eh? Oh, kamu!”Ternyata yang menarik talinya adalah seekor kura-kura yang besar kura-kura yang ditolong Taro beberapa tahun yang lalu. kura-kura itu berkata kepada Taro, “Tuan Taro, terima kasih banyak atas kebaikan Anda waktu itu. Sebagai rasa terima kasih, saya akan membawa Anda ke istana indah di dasar laut. Istana itu disebut Istana Ryugu, yaitu Istana Raja Naga. Tempatnya sangat indah, dikelilingi bunga-bunga laut. Ayo, mari kita pergi. ” kura-kura menaikkan Urashima Taro ke punggungnya, lalu berenang ke dalam laut.

Ternyata tempat di dalam laut itu adalah dunia yang sangat indah, seperti yang selalu Taro bayangkan dalam mimpinya.Taman-taman batu karang ada di mana-mana tampak berkilau-kilauan. Sambil hanyut dengan lembut di atas punggung kura-kura, Taro merasa terkagum-kagum dengan pemandangan di sekelilingnya, seolah ia sedang bermimpi. Tampak sebuah tangga mutiara yang bersinar-sinar dari celah gunung-gunung batu karang. Seorang putri yang cantik turun dari tangga itu. Ia adalah putri Ryugu, Putri Oto. Alangkah cantik putri itu! Kecantikan yang tak ada kiranya di dunia ini.

Taro terhenyak. Putri Oto berkata dengan suara indah dan merdu kepada Taro yang tercengang-cengang. “Selamat datang Tuan Urashima Taro. Silakan beristirahat dengan santai”. Putri Oto membuka kipas dengan cepat, lalu muncullah kumpulan ikan yang berwarna-warni. Mereka menari sambil mengelilingi Taro. Mulailah hari-hari yang menyenangkan di Istana Ryugu. Tarian ikan-ikan yang indah, makanan yang sangat lezat, dan percakapan dengan Putri Oto yang begitu menyenangkan. Bagi Taro, hari-hari itu seolah mimpi saja. Namun, Taro mulai merasa cemas akan ibunya yang ditinggal di desanya.“Tuan Taro, Anda ingin pulang ke rumah ya. Walaupun saya berharap Anda selalu ada di sini, apa boleh buat.”Putri Oto melihat Taro yang kurang bersemangat, lalu berkata,“Kalau begitu, bawalah kotak perhiasan ini. Kalau Anda mengalami kesulitan setelah pulang ke desa nanti, bukalah kotak perhiasan ini.”

Taro naik punggung penyu lagi lalu pulang ke desa tempat ibunya telah menunggu. Hati Taro sudah penuh dengan perasaan rindu akan desanya setelah beberapa hari tak pulang. Setelah tiba di pantai, penyu segera menyelam ke laut. “Ibu, aku sudah pulang!” Tetapi, tidak ada yang menjawab. Bukan hanya rumahnya yang ia rindukan, tapi juga sosok ibunya yang tidak tampak. Keadaan di sekitar rumah sudah berubah. Orang-orang yang dikenalnya, rumah-rumah yang diketahuinya, semuanya yang ia ingat tidak ada. Ke mana perginya semangatnya yang tadi? Taro benar-benar kehilangan akal.“Oh, ya! Kan ada kotak perhiasan! Kalau ini dibuka, mungkin aku jadi tahu sesuatu .”Taro membuka kotak perhiasan itu pelan-pelan. Dan… ajaib! Muncullah asap putih dari dalam kotak itu. Taro yang tadinya pemuda berubah menjadi kakek yang berjanggut putih dalam sekejap mata.Ternyata selama Taro melewatkan beberapa hari yang sangat menyenangkan di Istana Ryugu, puluhan tahun telah berlalu di atas bumi. Taro hanya bisa berdiri termenung-menung.

Kura-kura Berkepala Tiga














Wah benar benar aneh. Sejauh ini yang ditemukan hewan berkepala dua seperti ular atau naga, kura-kura dan lainnya. Tapi kali ini ada kura-kura berkepala tiga dan terpelihara dengan baik.

Pemiliknya adalah Todd Ray (44) yang tidak lain bintang terkenal, sekaligus produser South Carolina, mantan pemenang Grammy Award. Dia kini hidup sebagai kolektor hewan langka atau unik dengan keanehan-keanehan di dunia.

Todd membuka kebun binatang sendiri yang berisi hewan-hewan aneh di dunia sebagai penghuni maupun koleksinya di Venice Beach Freakshow di California. Todd menikmati hidup bersama Danielle istrinya dan dua anak Asia dan Phoenix.

Untuk melengkapi koleksi hewan aneh dan berkapala dua atau tiga itu, Todd sudah merogoh kocek 100.000 euro atau sekitar Rp. 1,2 miliar. Todd pun telah bekerja sama dengan Mickk Jagger, Santana, Beastie Boys dan rencana juga Jack Johnson.

Dalam pengumpulan hewan aneh aneh dan unik itu dia mencari melalui facebook maupun relasinya di seluruh dunia. "Aku suka mencari makhluk paling langka di bumi," kata Todd dikutip the sun (24/11) atau 25 November waktu Indonesia.

Dia bahkan harus pergi ke Peru untuk mendapatkan naga berkepala dua yang diberi nama Laverne dan Shirley. Dan dengan memanggil dokter hewan untuk memeriksa dan memeliharanya. Kini sudah ada 22 binatang berkepala dua yang hidup dengan baik dalam kebon binatangnya.

"Saya hanya berobsesi dengan hal hal aneh dan tidak biasa," jelasnya. Dia tak segan segan menemui petani atau pemilik hewan di mana pun berada asal binatang itu unik langka asli dan masih hidup sehat. Untuk yang terakhir itu, Todd menemukan kura kura berkepala tiga di facebook. Kemudian dia mengontak dan menemuinya setelah terjadi transaksi 15.000 euro atau Rp 180 juta. Kura kura berkapal tiga itu diberi nama untuk tiap kepalanya yaitu Myrtle, Squirtle dan Thirdle.

Itu merupakan satu satunya koleksi di kebon binatang milik pribadinya. Sedangkan untuk naga berkepala dua serta memiliki janggut, dia membelinya dengan harga 3.000 euro atau Rp 36 juta saja. Naga itu berkepala dua, berjanggut dan ada punya 6 kaki diberi nama Pancho dan Lefty.

Ada lagi koleksinya berupa ular berkepala dua diberi nama Lenny dan Squiggy seharga 14.500 euro atau Rp 175 juta. Tampak si Todd tidak sayang mengeluarkan uang asal menemukan hewan langka dan unik di bumi ini.

"Semua ular saya berkepala dua, benar benar lucu. Kadang ular itu berebut makanan dan bertengkar sendiri dalam satu tubuh. Saya harus meletakkan sesuatu diantara dua kepalanya agar tak berantem," ujar Todd bangga.

Apa yang diinginkan Todd pun tercapai, yaitu orang dari penjuru dunia gantian berbondong-bondong mengunjungi dan menikmati kebon binatangnya. Hal itu akan menjadi memorinya seumur hidup.

KURA-KURA LAUT


Kura kura laut atau lebih terkenal dengan nama sebutan penyu adalah salah satu binatang purba yang bisa bertahan hidup sampai saat ini. Sejak periode jaman Jura sekitar 145 sampai dengan 208 juta tahun yang lalu, binatang ini sudah ada. Bentuk tubuh dan cara hidupnya juga sama dengan penyu yang bisa kita jumpai saat ini.

Bentuk Fisik Kura Kura Laut
Kura kura laut mempunyai empat kaki. Dua kaki yang berada di depan, gunanya adalah untuk mendayung ketika sedang berada di dalam air. Sedang dua lagi yang di belakang adalah untuk pendorong tubuh agar bisa bergerak maju.

Namun ketika sedang di darat, dua pasang kaki ini tidak berbeda dengan kaki binatang lainnya, yaitu untuk berjalan.

Keistimewaan dari binatang kura kura laut ini adalah terdapat tempurung keras yang berada di pungungg dan menutupi semua bagian tubuhnya kecuali kepala dan keempat kakinya. Ketika ada serangan dari musuh, binatang ini akan sembunyi di dalam tempurungnya.

Kaki dan kepalanya juga bisa ditarik masuk ke dalam untuk melindungi diri. Setelah keadaan dirasa aman, penyu akan mengeluarkan kaki dan kepalanya lagi.

Bentuk dan warna dari tempurung yang dimiliki oleh kura-kura laut ini bermacam-macam. Karena setiap dari jenisnya juga punya ciri khas tersendiri pada pelindung tubuhnya ini.

Habitat dan Sistem Kehidupan Kura-Kura Laut
Namanya saja kura kura laut. Jadi hidupnya juga ada di dalam lautan. Namun meski begitu, binatang yang kalau berjalan selalu merangkak ini juga harus naik ke darat untuk bernafas. Karena alat pernafasannya adalah paru-paru, sehingga tidak bisa untuk mencari udara dari dalam laut.

Cara berkembang biaknya adalah dengan bertelur. Ketika merasa bila telurnya sudah matang, kura kura laut akan naik ke darat. Kemudian mencari tempat yang akan dipakai untuk menyimpan telur.

Lokasi yang paling disukai biasanya adalah pasir atau lumpur yang bisa mudah menyerap hawa panas dari sinar matahari. Karena setelah bertelur, binatang ini akan kembali ke laut. Jadi telur tersebut akan menetas sendiri, tanpa perlu dierami atau ditunggu oleh induknya. Setelah menemukan lokasi yang dirasa bagus, kura-kura akan menggali dan membuat lubang dengan kaki depannya. Kemudian dia masuk ke dalam dan mulai bertelur.

Bentuk telur dari kura kura laut ini juga bermacam-macam,ada yang lonjong seperti telur ayam atau itik, ada pula yang bulat seperti bola. Sedang untuk warnanya adalah putih bersih.

Setelah telurnya keluar semua dari dalam tubuh, kura kura laut menutupinya dengan pasir lagi dan meninggalkannya lalu balik lagi ke laut. Beberapa waktu kemudian telur itu menetas. Kura kura laut kecil ini secara naluriah juga akan masuk ke dalam laut seperti induknya, namun akan hidup sendiri-sendiri.

Untuk mencapai usia dewasa atau cukup kawin, kura kura laut butuh waktu yang sangat lama. Perkembangbiakannya juga termasuk lamban jika dibandingkan dengan binatang lainnya. Hal inilah yang mempengaruhi populasinya di seluruh dunia makin menurun.

Selain itu binatang ini juga banyak diburu oleh manusia untuk diambil dagingnya. Sedang telur-telurnya yang mau menetas juga sering dicuri oleh binatang lain untuk dimakan. Oleh sebab itu sekarang banyak dilakukan kegiatan untuk mengembang biakannya lewat sistem penangkaran.

JENIS KELAMIN KURA-KURA


Banyak diantara kita yang kurang mengetahui tentang jenis kelamin kura-kura kita. Ketidak tahuan itu bisa menjadi fatal jika salah memperkirakan jenis kelamin. Kita juga bisa dibohongi oleh pedagang kalau kita masih awam. Dengan membedakan jenis kelamin kita juga bisa melakukan poerlakuan yang berbeda pada kura-kura tersebut. Berikut saya jelaskan dengan gambar yang saya ambil dari www.hewanpeliharaan.com



Dari ciri-ciri fisik diketahui dari bentuk cakar dan ekornya. Yaitu cakar kaki depan jantan lebih panjang daripada betina. Dan ekor jantan lebih panjang daripada ekor betina. Silahkan anda mencoba melihat kura-kura anda apakah jantan atau betina. Selamat mencoba.