ASSALAMU ALAIKUM WR. WB ^.^

Selamat Datang di Blog Mutya Silvia^.^

Rabu, 29 Juni 2011

KURA-KURA LAUT


Kura kura laut atau lebih terkenal dengan nama sebutan penyu adalah salah satu binatang purba yang bisa bertahan hidup sampai saat ini. Sejak periode jaman Jura sekitar 145 sampai dengan 208 juta tahun yang lalu, binatang ini sudah ada. Bentuk tubuh dan cara hidupnya juga sama dengan penyu yang bisa kita jumpai saat ini.

Bentuk Fisik Kura Kura Laut
Kura kura laut mempunyai empat kaki. Dua kaki yang berada di depan, gunanya adalah untuk mendayung ketika sedang berada di dalam air. Sedang dua lagi yang di belakang adalah untuk pendorong tubuh agar bisa bergerak maju.

Namun ketika sedang di darat, dua pasang kaki ini tidak berbeda dengan kaki binatang lainnya, yaitu untuk berjalan.

Keistimewaan dari binatang kura kura laut ini adalah terdapat tempurung keras yang berada di pungungg dan menutupi semua bagian tubuhnya kecuali kepala dan keempat kakinya. Ketika ada serangan dari musuh, binatang ini akan sembunyi di dalam tempurungnya.

Kaki dan kepalanya juga bisa ditarik masuk ke dalam untuk melindungi diri. Setelah keadaan dirasa aman, penyu akan mengeluarkan kaki dan kepalanya lagi.

Bentuk dan warna dari tempurung yang dimiliki oleh kura-kura laut ini bermacam-macam. Karena setiap dari jenisnya juga punya ciri khas tersendiri pada pelindung tubuhnya ini.

Habitat dan Sistem Kehidupan Kura-Kura Laut
Namanya saja kura kura laut. Jadi hidupnya juga ada di dalam lautan. Namun meski begitu, binatang yang kalau berjalan selalu merangkak ini juga harus naik ke darat untuk bernafas. Karena alat pernafasannya adalah paru-paru, sehingga tidak bisa untuk mencari udara dari dalam laut.

Cara berkembang biaknya adalah dengan bertelur. Ketika merasa bila telurnya sudah matang, kura kura laut akan naik ke darat. Kemudian mencari tempat yang akan dipakai untuk menyimpan telur.

Lokasi yang paling disukai biasanya adalah pasir atau lumpur yang bisa mudah menyerap hawa panas dari sinar matahari. Karena setelah bertelur, binatang ini akan kembali ke laut. Jadi telur tersebut akan menetas sendiri, tanpa perlu dierami atau ditunggu oleh induknya. Setelah menemukan lokasi yang dirasa bagus, kura-kura akan menggali dan membuat lubang dengan kaki depannya. Kemudian dia masuk ke dalam dan mulai bertelur.

Bentuk telur dari kura kura laut ini juga bermacam-macam,ada yang lonjong seperti telur ayam atau itik, ada pula yang bulat seperti bola. Sedang untuk warnanya adalah putih bersih.

Setelah telurnya keluar semua dari dalam tubuh, kura kura laut menutupinya dengan pasir lagi dan meninggalkannya lalu balik lagi ke laut. Beberapa waktu kemudian telur itu menetas. Kura kura laut kecil ini secara naluriah juga akan masuk ke dalam laut seperti induknya, namun akan hidup sendiri-sendiri.

Untuk mencapai usia dewasa atau cukup kawin, kura kura laut butuh waktu yang sangat lama. Perkembangbiakannya juga termasuk lamban jika dibandingkan dengan binatang lainnya. Hal inilah yang mempengaruhi populasinya di seluruh dunia makin menurun.

Selain itu binatang ini juga banyak diburu oleh manusia untuk diambil dagingnya. Sedang telur-telurnya yang mau menetas juga sering dicuri oleh binatang lain untuk dimakan. Oleh sebab itu sekarang banyak dilakukan kegiatan untuk mengembang biakannya lewat sistem penangkaran.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar